Kamis, 21 Mei 2009
perumpamaan hidup di dunia
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi ini, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah di sabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berfikir.
Selasa, 19 Mei 2009
kembali ke Allah
Selasa, 05 Mei 2009
Al-Qur'an ?

Kitab Suci Islam Bukan Lagi Al Qur'an
TulisanKata diatas sudah hampir menjadi realita, ditengah era globalisasi penuh kesesatan sekarang ini. Banyak di antara saudara seagama kita yang sudah lama terlupa kepada tuntunan kehidupan, sekaligus gudang ilmu yang diwariskan Rasul S.A.W. Kepada kita. Banyak Al Qur'an yang tergeletak berselimut debu, di rak atau meja bahkan diletakan di atas lemari sebuah fenomena yang sungguh membuat hati menjerit. Na'udzubillah. Mengaji, mengapa mengaji? Apa itu mengaji? Dalam konteks yang berhubungan dengan Al Qur'an adalah. Membaca dengan seksama, menghayati, memahami serta mengamalkannya guna memperoleh keselamatan dunia akhirat. Rasanya Penulis sendiri telah lama tidak melaksanakan ibadah penuh manfaat tersebut,entah berapa bibit dosa yang telah penulis semai untuk mendapatkan hadiah pelesir ke neraka. Semoga penulis dan semua saudara sesama muslim mendapatkan pengampunan atas segala dosa yang diperbuat serta diberi taufiq dah hidayah untuk senantiasa berpegang teguh pada tali agama Allah... Amin ya Robbal Alamin
pindahan dari http://dhani22yadi.blogspot.com 01Des2008
gambar dari http://musajayyid.blogspot.com
*************************************
Senin, 04 Mei 2009
tanda-tanda kekuasaan Allah
Q.S.Al Mu'min(40):79-8179* Allah-lah yang menjadikan binatang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai
80* Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.
81* Dan Beliau memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan Beliau); maka tanda-tanda ( kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari? dan sebagiannya untuk kamu makan.


Dan masa kini tanda(ayat) Allah di alam ini telah banyak yang kita manfaatkan secara modern, untanya telah kita ganti dengan kendaraan bermotor, bahteranya kiat permoden dengan pesawat terbang. Juga dalam berkomunikasi dengan gelombang elektromaganet, kita dapat mebuka lembaran-lembaran situs internet.
Di sinilah Beliau memperlhatkan tanda(ayat) di alam ini berupa sunatullah (hukum alam) yang diolah manusia dengan kecerdasannya yang diridhoi Allah pula.
Maka tanda-tanda (kehebatan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?
gambar unta http://hanfishahdan.blogsome.com
gambar bus http://www.surya.co.id
gambar pesawat http://muhamadyunus.wordpress.com
Senin, 27 April 2009
meraih kebahagiaan

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" ( Q.S. An-Nahl : 97)
Kebahagiaan seorang mukmin semakin bertambah ketika dia semakin dekat dengan Tuhannya, semakin ikhlas dan mengkuti petunjuk Beliau. Seorang mukmin sejati selalu merasakan ketenangan hati dan kenyamanan jiwa. Dia menyadari bahwa dia memiliki Tuhan yang mengatur segala sesuatu dengan kehedak Beliau.
Nabi saw bersabda:"Sungguh menakjubkan keadaan orang-orang yang beriman. Sesungguhnya seluruh keadaan orang yang beriman hanya akan mendatangkan kebaikan untuk dirinya. Demikian itu tidak pernah terjadi, kecuali untuk orang-orang yang beriman. Jika dia mendapatkan kesenangan maka dia akan bersyukur dan hal tersebut merupakan kebaikan untuknya. Namun jika dia merasakan kesusahan maka dia akan bersabar dan hal tersebut merupakan kebaikan untuk dirinya." [HR.Muslim dari Abu Hurairah]
Inilah merupakan puncak dari kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sesuatu yang dirasakan oleh seorang manusia dalam dirinya. Hati yang tenang, dada yang lapang dan jiwa yang tidak dirundung malang, itulah kebahagiaan. Bahagia itu muncul dari dalam diri seseorang dan terasa ada naungan dari Tuhannya, Allah swt.
Dinukil dan disadur dari Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar,
di www.muslim.or.id
gambar dari http://cache.boston.com
Selasa, 21 April 2009
Sabtu, 18 April 2009
yang paling
Bahasa yang paling manis adalah senyum
Ibadah yang paling indah adalah ikhlas
Hal yang paling dekat adalah maut
Hal yang paling berat adalah amanah
Hal yang paling besar adalah nafsu
Hal yang paling ringan adalah meninggalkan shalat
Hal yang paling tajam adalah lidah
dipetik dari tausiyah, http://ameliarnh.blogspot.com



